just want to share..

just want to share..
Showing posts with label peta desa. Show all posts
Showing posts with label peta desa. Show all posts

Peta Proporsi Desa di Indonesia yang mengalami pencemaran air

peta pencemaran air desa
Air adalah salah satu unsur paling penting dalam kehidupan manusia, termasuk penduduk Indonesia tentunya. Negara kita yang dikelilingi oleh air tidak serta merta membuat kita jauh-jauh dari yang namanya masalah air. Akan tetapi, justru banyak dari kita yang mengalami masalah air, dari kekurangan sumber air ataupun kurangnya persediaan air bersih.

 Tinggal di Desa, dimana orang membayangkan semua serba hijau, air jernih mengalir dengan sendirinya tanpa filter/saringan menjadi sebuah mimpi indah belaka yang hanya bisa diwujudnyatakan di beberapa desa saja. Yang marak sekarang ini adalah desa menjadi korban, ya korban kerakusan manusia indonesia itu sendiri. Dari membabat hutan, menanan kelapa sawit dengan jumlah diluar batas kewajaran, limbah industri yang dialirkan begitu saja demi memangkas ongkos dalam penanganan limbah, sampai orang-orang kita sendiri yang menganggap bumi kita ini tong sampah terbesar di dunia, asal lempar kanan,kiri, pas kali atau sungai mampet malah menyalahkan pemerintah setempat. Jika kita beruntung, pemerintah setempat pasti sudah menyediakan sarana air bersih di tempat kita tinggal, tapi pemerintah bukan budak yang anda suruh untuk membersihkan apa yang sudah kita kotori. Sehingga jadi dah tangan saya gatal untuk iseng-iseng buat peta seperti ini.

Data kali ini seperti biasa saya mengunduhnya dari BPS untuk kategori Potensi desa dengan sub kategori "Banyaknya Desa/Kelurahan Menurut Jenis Pencemaran Lingkungan Hidup, 2014". Ada 3 jenis pencemaran lingkungan hidup menurut data BPS yakni pencemaran air, pencemaran tanah, dan pencemaran udara.

Kenapa Desa? karena ini menarik mengingat stereotype Desa yang terkenal tidak terjamah polusi. Pada umumnya terjadi pencemaran air di Desa karena efek industrialisasi, pabrik-pabrik yang tak bertanggung jawab akan kotoran mereka, menjamur dan menyusupkannya di aliran-aliran sungai atau tanah.

Dari data statistik 32% desa/kelurahan total dari Banten, Jakarta, dan Jawa Barat mengalami masalah pencemaran air. Ini adalah angka yang mengkhawatirkan dengan membayangkan 1 dari 3 desa/kelurahan tercemar airnya. Dan Bangka Belitung menjadi provinsi dengan proporsi Desa yang terpolusi airnya, yakni sebesar 34%, yang lebih mencengangkan lagi ada 717 Desa di Kalimantan Barat yang tercemar airnya. Provinsi-provinsi di Borneo terlihat cukup mengkhawatirkan dari segi kualitas air karena Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur mempunyai masalah yang hampir sama beratnya dengan Kalimantan Barat. Untuk Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, mereka dalam posisi tengah walau harusnya bisa lebih baik ke depannya. Yang menarik, Desa-desa di provinsi daerah Timur terbilang cukup aman dari polusi Air. Ini bisa dilihat dari data yang menunjukkan hanya 53 Desa saja di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang tercemar airnya. Demikian pula dengan daerah Sulawesi, Maluku, dan Papua. Untuk papua, walau terbilang aman, ada peluang terjadinya pencemaran air mengingat adanya Perusahaan Tambang yang bisa mengurangi kualitas air tersebut. Peta beresolusi tinggi bisa di download di sini-peta pencemaran air desa

Jadi alangkah baiknya, jika kita khususnya yang muda-muda bisa menjaga dan kemudian membuat keadaan Desa-desa kita atau desa sekitaran kita menjadi desa yang hijau seperti yang kita baca di buku cerita.

Peta Penduduk Indonesia akses Internet 2012

peta akses internet 2012 indonesia

Akses Internet sekarang bagi penduduk Indonesia semakin penting rasanya, dengan kencangnya laju informasi saat ini, kehilangan momentum untuk mendapatkan informasi tersebut rasanya sangat merugikan. Meskipun begitu, akses internet ini belum bisa dirasakan ataupun dimanfaatkan secara menyeluruh oleh orang Indonesia. 

Sekedar bersosialisasi lewat social media seperti facebook, twitter, instagram, reddit, dan lain-lain seperti menjadi kebutuhan primer khususnya bagi penduduk yang berusia muda. Saya pun bersyukur bisa mengakses internet untuk mendapatkan informasi mengenai pengguna internet di Indonesia. Mungkin ada orang lain yang lebih dulu ingin membuat infographmap mengenai pengguna internet tidak bisa terpenuhi karena kendala akses internet, ironis sekali bukan.

Data pengguna Internet tahun 2012 saya unduh atau download dari situs resmi Badan Pusat Statistik (BPS) yang membuka portal data mereka untuk bisa kita manfaatkan. Kenapa tahun 2012 ? sebenarnya saya ingin mengunduh data terbaru, tapi hanya data tahun 2012 saja yang terbaru dan lengkap untuk saya petakan. Provinsi DKI Jakarta sudah selayaknya masuk urutan pertama dalam proporsi pengguna Internet mengingat Jakarta adalah Ibukota yang menjadi pusat pemerintahan dan pusat bisnis. Terbayang jika 10 menit saja koneksi internet Ibukota terputus akan ada banyak orang gila baru di Indonesia. Berlebihan ? Tidak !!.. Apalagi untuk masalah bisnis, kehilangan 10 menit bisa berarti kehilangan klien-klien penting dan berdampak pada bisnis tersebut.

Untuk provinsi lainnya, khususnya daerah timur, pengguna atau layanan internet belum se"heboh" Jakarta. Hal ini ditandai dengan data statistik bahwa Indonesia daerah Timur memiliki prosentase pengguna internet yang rendah, contohnya Maluku Utara.

Hal menarik lainnya adalah proporsi pengguna Internet dilihat dari jenis Kelamin yakni Pria dan Perempuan. Sebagian besar provinsi, memiliki penduduk Pria yang menjadi mayoritas pengguna internet, Untuk desa yang kalah "modern" dibanding kota, Kota Jogja memiliki proporsi penduduk  terbesar untuk Desa yang punya akses internet.

Download Peta resolusi tinggi : Peta Penduduk Indonesia Akses Internet 2012

Kategori